Safety Device (perangkat keselamatan) adalah komponen fisik atau sistem yang dirancang khusus untuk mencegah terjadinya kegagalan mesin, kerusakan aset, maupun cedera pada manusia. Perangkat ini bekerja dengan cara mendeteksi kondisi tidak normal dan meresponsnya secara otomatis sebelum situasi menjadi berbahaya.
Berikut adalah klasifikasi dan detail safety device berdasarkan fungsinya di dunia industri:
- Perangkat Pengaman Tekanan (Pressure Safety)
Digunakan pada sistem fluida, gas, atau uap (seperti kompresor dan boiler) untuk mencegah ledakan akibat tekanan berlebih.
• Safety Relief Valve: Katup yang akan terbuka secara otomatis jika tekanan di dalam tangki melebihi batas set point untuk membuang tekanan berlebih.
• Bursting Disc (Rupture Disc): Cakram logam yang dirancang untuk pecah pada tekanan tertentu sebagai jalur pembuangan darurat sekali pakai.
• Pressure Switch: Sensor yang memutuskan aliran listrik ke mesin jika tekanan mencapai batas maksimal atau minimal yang ditentukan. - Perangkat Pengaman Kelistrikan (Electrical Safety)
Dirancang untuk mencegah kebakaran, kerusakan komponen akibat arus pendek (short circuit), atau sengatan listrik pada manusia.
• Circuit Breaker (MCB/MCCB): Memutuskan arus listrik secara otomatis saat terjadi beban lebih (overload) atau hubungan arus pendek.
• Grounding (Pembumian): Jalur kabel yang membuang arus bocor ke tanah untuk mencegah operator tersengat listrik saat menyentuh bodi mesin.
• GFCI (Ground Fault Circuit Interrupter): Memutus arus dalam hitungan milidetik jika mendeteksi kebocoran arus ke tanah atau ke tubuh manusia. - Perangkat Pengaman Mekanis & Sensor (Mechanical Safety)
Berfokus pada perlindungan operator dari bagian mesin yang bergerak atau berputar.
• Emergency Stop (E-Stop): Tombol merah berbentuk jamur yang berfungsi menghentikan seluruh operasi mesin secara instan dalam keadaan darurat.
• Safety Guard (Pelindung Mesin): Penghalang fisik (pagar atau penutup) yang mencegah anggota tubuh bersentuhan dengan bagian mesin yang berputar atau tajam.
• Limit Switch: Sensor posisi yang menghentikan gerakan mesin jika suatu komponen bergerak melampaui batas lintasan yang aman.
• Interlock System: Mekanisme yang mencegah mesin menyala jika pintu pelindung terbuka atau sensor keamanan tidak aktif. - Perangkat Pengaman Suhu & Cairan (Thermal & Fluid Safety)
Umum ditemukan pada mesin penggerak seperti Genset atau mesin produksi panas.
• Oil Pressure Sensor: Mematikan mesin secara otomatis jika tekanan oli pelumas turun (mencegah mesin macet/aus).
• Water Temperature Sensor: Mendeteksi panas berlebih (overheat) pada sistem pendingin dan memberikan sinyal peringatan atau mematikan mesin.
• Level Switch: Sensor yang mendeteksi jika volume cairan (bahan bakar/oli/air) berada di bawah batas aman.