Pemeriksaan dan pengujian alat di tempat kerja bisa dilakukan dengan beberapa metode. Metode-metode tersebut antara lain adalah:
- Dokumen : seperti as built drawing, pengesahan dari disnaker, buku panduan dari pembuat mesin, dan lain-lain
- Visual : meliputi pemeriksaan fisik pada alat-alat kerja misalnya pemeriksaan kebocoran pipa boiler, area bahaya pada mesin, kebocoran oli hidrolik alat angkat dan angkut, dan lain-lain
- Pemeriksaan ketebalan : seperti pemeriksaan ketebalan pada tangki proses
- Hydrotest : pemeriksaan kekuatan tekanan terhadap air
- Pengujian jalan/running: seperti pemeriksaan mesin produksi pada saat menyala
- Pengujian beban/ load test : pemeriksaan ini meliputi kemampuan alat untuk mengangkat beban seperti forklift mengangkat beban
- Pengujian grounding : pemeriksaan untuk memastikan adanya kabel grounding yang berfungsi menetralkan arus listrik yang mungkin bocor. Biasanya pengujian grounding dilakukan kepada pesawat tenaga produksi, penangkal petir dan genset.
- Pengujian infrared : ini adalah pengujian untuk melihat suhu dari sebuah alat, seperti pemeriksaan suhu pada pipa, boiler, panel listrik, dan lain-lain.